Secara tidak sengaja aku nonton acara Kick Andy, di mana bintang tamunya adalah seorang "perempuan istimewa" menurut aku. Betapa tidak, Ibet, begitu wanita tersebut dipanggil, dengan bersemangat bercerita dan berkisah tentang sosok laki2 yang jadi suaminya kini. Dari seorang yang tampan, suaminya berubah menjadi "monster" akibat luka bakar yang dideritanya. Wajahnya tidak bisa disebut wajah lagi. Pokoknya serem banget. Tapi bagi Ibet, suaminya, apapun bentuknya, ia nikahi bukan karena wajahnya , tetapi karena kebaikan hati yang dimiliki oleh suaminya. Hebat!
Hatiku tersentuh. Dalam linangan air mata, aku ingat diriku sendiri. Bisakah aku mencintai pasangan hidupku seperti itu? Bagaimana bisa ada orang yang demikian nyata mengungkapkan cintanya tanpa pamrih? Sementara aku seringkali berpamrih dalam mengungkapkan rasa cinta kepada suamiku.
Satu kalimat yang terus kuingat sampai sekarang dari mulut Ibet, "Seandainya Tuhan memberi kesempatan saya lagi, saya tidak akan mengubah pendirian saya. Selamanya saya akan tetap memilih dia sebagai suami saya!" Kalimat itu begitu menggugah nurani tentang perjalanan rumah tanggaku sendiri. Akankah aku bisa mengatakan hal yang sama jika suatu saat nanti suamiku berubah? Sekarang saja sepertinya aku masih belum bisa membuang rasa egois dalam menjalani bahtera rumah tangga ini. Bagaimana aku bisa mencintai pasangan hidupku tanpa pamrih? Sementara perkawinan yang kujalani adalah perkawinan sekali seumur hidup.
Ibet dan kisah cintanya yang unik memberikan satu pelajaran berharga, bahwa cinta saja tidak cukup. Mesti ada kekuatan yang harus diandalkan, untuk menjaga supaya cinta itu tetap utuh. Kalau perlu berkembang menjadi pohon sesawi nan rindang. Dan satu-satunya kekuatan yang harus diandalkan adalah Tuhan sendiri.
Bagiku Tuhan menjadi kekuatan yang harus kuandalkan, pada saat aku menjalani hidup ini. Jika Tuhan tidak menjadi kekuatan, maka pondasi rumah tangga akan mudah goyah. Jika Tuhan tidak ambil bagian di dalamnya, maka kata cinta akan tetap menjadi slogan belaka. Mencintai berarti rela memberi bagi orang yang dicintai. Mencintai berarti siap berkurban untuk orang yang dicintai. Jika aku tidak mengandalkan Tuhan, bagaimana bisa aku mencintai tanpa pamrih? Karena mencintai tanpa pamrih adalah hal tersulit untuk dilakukan jika kita masih berwujud manusia biasa.
4.11.2008
CINTA TANPA PAMRIH
4.10.2008
HOSPITALISATION


Senin 3 Maret 20008 aku gak bisa bangun rasanya badanku sakit semua, aku kepikiran mungkin aku kecapean, karena sehari sebelumnya sibuk bikin kering kentang sampe 1 kg dan malamnya harus latihan koor. Badanku langsung panas dan tenggorokanku sakit jadinya hari ini gak kekantor, sorenya aku ke dokter dan dikasih obat serta
Gak jelas kenapa hari Kamis tanggal 6 Maret 2008 pas nyampe dikantor jam 8.45 aku udah mulai ngerasa gak enak badan, sampe diruanganku aku duduk baru mau ambil minyak kayu putih udahnya gak tau apa2, mungkin kurang lebih 1/2 jam aku gak sadar (pingsan ?? rasanya kayak orang baru bangun yang gak jelas gitu) tapi teman2ku pada bilang kalo aku pucat banget setelah itu badan langsung meriang....mau langsung pulang tapi sopir lagi pergi yang ada aku tiduran di sofa aja,jam 4 baru pulang kantor, langsung ke Rs. Elisabeth ama dokter harus langsung periksa darah karena takut DB setelah ambil darah ternyata HBku rendah banget cuma 6 yang minimumnya aja harus 12 aku gak ngerti kenapa bisa seperti itu, tapi akhirnya dikasih obat dan istirahat. Tanggal 7,8,9 libur kebeneran anak2 juga libur jadi aku ngambil kesempatan untuk ke Bandung. Sampe di Bandungpun yang ada rasanya aku lemes terus padahal makan dan obat jalan terus. Senin tanggal 10 Maret 2008 aku kekantor seperti biasa, tapi rasa kleyengan yang ada menyebabkan aku kerja jadi gak karuan, jam 1.15 aku pulang dan langsung ke RS lagi disana aku harus periksa darah lagi, dan ternyata HBnya masih tetap rendah dokter menyarankan aku untuk rawat inap, my hubby keberatan tapi aku bilang biarlah kalo memang harus dirawat toh gak perlu ditungguin biar jelas aku sakitnya apa, waktu mau daftar ternyata rumah sakitnya gak ada kerjasama dengan asuransiku, akhirnya aku minta dirujuk kerumah sakit mitra keluarga bekasi, akhirnya pulang kerumah dulu ambil baju seperlunya dan berangkat lagi ke mitra diikuti anak2, di rumah sakit langsung ke ugd disitu langsung diambil darah lagi, ekg, ronsen sementara hubby daftar dan cari kamar, sementara anak2 ikut aku terus, setelah pasang infus selesai dan kamar sudah ada langsung dibawa ke lantai 4 ditempat kamar rawat inap. Seumur-umur aku gak pernah dirawat (beda kan dengan melahirkan)
Rasa sakit infus luar biasa mana infusnya macet terus selangnya aja diutak-atik kerasa sampai ketangannya. Apalagi waktu infusnya disuntik obat yang katanya mengandung kalium dan katanya lagi agak pekat yang rasa sakitnya banget-banget.
Tanggal 12 Maret 2008 karena tangan kirinya membengkak akhirnya infus dipindahin ke tangan kanan (ala mak di tusuk lagi tanganku) mana tangannya udah pada hijau/biru gara2 diambil darah setiap hari, ada yang malah sehari sampe 2x
Menjemukan hari2 yang ada cuma makan tidur minum obat, sementara dokter bilang yang mana ada 2 macam lab yang belum selesai karena mereka sementara memeriksa sel darahku yang katanya bentuknya beda. Hari Jumat 14 Maret 2008 pagi aku bilang dokternya mau pulang, jam 12an aku harus ngantri ngurus admin dulu sebelum akhirnya boleh pulang dan Senin 17 Maret 2008 aku harus balik ambil hasil lab dan sekalian kontrol.
Sabtu 15 Maret 2008 aku bilang ama hubby kalo aku kepengen luluran soalnya badanku seminggu di rumah sakit rasanya sakit semua, padahal aku masih kleyengan...salonnya gak jauh dari rumahku, jadi pas hubby mau berangkat jemput anak2 dari sekolah aku ikut sekalian, disalon malah ditawarin Spa, ah kupikir gak apa2lah sekalian manjain diri setelah sekian lama gak dipijat, lumayanlah tapi sebelumnya aku ngecat rambut dulu, setelah selesai barulah proses Spa dimulai, lumayan kira2 lima jam aku stay di salon tersebut.
Minggu 16 Maret 2008 pagi kegereja bareng2, cuma karena emang aku masih gak enak badan yang ada belum juga misa dimulai aku udah keringat dingin, untungnya gak terus selesai misa jam 11 siang kami langsung pergi cari makan.
Senin 17 Maret 2008 aku ngantor seperti biasanya, tapi jam 1/2 lima aku pulang karena harus kontrol lagi ke dokter, sebelumnya ambil hasil lab sambil H2C, setelah aku baca hasil labnya ternyata semua normal, sambil nunggu dokternya setelah dokter baca hasil lab katanya dari hasil semua pemeriksaan disimpulkan yang mana aku cuma kekurangan zat besi doang (padahal aku pemakan sayur/buah) kata dokter dibantu aja dengan obat dan 2 minggu lagi aku harus balik lagi untuk periksa darah, dan diharapkan HBku sudah naik, karena pas keluar RS posisi HBnya masih 9 yang mana masih kurang dari minimum
WELLCOME 2008
Memasuki tahun 2008, tentunya banyak rencana yang ingin dicapai dengan berbekal semangat yang baru. Awal tahun adalah momen yang tepat untuk membuat suatu perubahan, berani mengambil sikap untuk berubah ke arah yang lebih baik lagi
Dengan harapan dan semangat baru menapak di tahun 2008. Begitu banyak angan dan cita memasuki tahun yang baru, salah satu resolusi tahun 2008 adalah tampil cantik dan langsing secara rasanya sudah terlalu susah untuk mencari baju.
Tetapi belum juga sempat untuk diet dan lain2nya tanggal 5 feb'08 aku sakit dan kena campak jerman istilah kerennya German Measles (Rubella) kata dokter nular yang akhirnya membuat aku harus istirahat dirumah sampai tanggal 8 feb'08. Tanggal 7 feb'08 acara imlek di rumah mertua, sebenarnya aku gak kepengen hadir, mengingat biasanya di rumah mertua ngumpul semua sanak keluarga dan yang jelas banyak anak kecilnya, aku takut jangan2 bisa menulari mereka...tapi berhubung ke-2 anakku begitu exited dengan imlek karena mereka mengharapkan menerima angpau maka dengan berat hati aku ikut kerumah mertuaku, setelah makan aku duduk didepan sambil melihat tamu-tamu yang datang, anak2 begitu gembira dengan angpau yang mereka terima. kira2 jam 4 sore aku maksa my hubby untuk pulang, masih di mobil ana2 sudah berebut untuk menghitung angpau mereka.
LIBURAN NATAL



Liburan Natal kali ini gak kemana-mana tapi adik dan ponakanku datang dari Malang tapi setelah Natal baru mereka nyampe Jakarta, sesuai dengan jadwal kedatangan yang dikasih tau, setelah aku pulang kantor bergegaslah kami serombongan keairport untuk menjemput dengan perkiraan jam 9 malam mereka sudah sampai. Ditengah perjalanan aku ditelpon adiku yang mana pesawat delay jadi jam 10 malam mereka baru berangkat dari Surabaya, ya apa mau dikata kami sudah sampai bandara yang ada duduk manis di ruang tunggu sambil menunggu kedatangan mereka, akhirnya jam 12an sampai juga mereka padahal yang nunggu udah pada terkantuk-kantuk....
Sampailah dirumah besok pagi berencana untuk ke dufan (pikirku dihari kerja mungkin gak rame seperti week end) mumpung ada beberapa kupon discount dari gyant bisa dipergunakan. Ber-8 kami ke dufan dengan harapan bisa main sepuasnya...tapi aku sendiri udah gak berani untuk permainan yang memacu adrenalin maunya cuma keistana boneka, dan lainya yang santai-santai aja, sampai hubbyku ngeledek aku katanya wah gak ada nyali, aku cuma bilang gak apa-apa dari pada gak enak setelahnya....
Kebetulan ada wahana baru TORNADO yang aku bilang memang benar-benar uji nyali, sewaktu aku lagi naik kincir raksasa, posisinya tornado pas belakang kincir, kelihatan banget gimana diputar-putar 180 derajat...adik aku dan anak2nya mau nyobain katanya buat apa sudah dijakarta gak nyobain, hubbyku ikut juga nemenin, aku dan ke-2 anakku nonton dari bawah aja. Bener-bener UJI NYALI
Tanggal 30 Desember 2008 kami kebandung, jadi merayakan malam tahun baru dibandung... cuaca hujan terus menerus....5 menit menjelang jam 12 kepalaku sakit banget, nggak kuat lagi masuklah aku tidur, jadi aku benar2 tidak ikut detik2 pergantian tahun ke 2008.... besok pagi rencananya semua sudah siap untuk ke gereja bersyukur untuk tahun yang baru...olala...gereja cuma pagi jam 6.30 jadi kami langsung bergegas ke makam papi di taman makam pahlawan bandung karena adiku ngerasa sudah lama tidak nyekar kemakam papiku...photo diatas adalah photo dimakam papiku... sorenya kami udah kembali lagi kebekasi karena besoknya aku sudah harus kerja kembali
KONSER NATAL


Kesibukan semakin terasa menjelang Natal 2007 ini, latihan diperbanyak dari 2x menjadi 3x seminggu dan jamnya pun bertambah, karena disamping untuk konser di gereja pada malam Natal, juga mempersiapkan undangan untuk konser di hotel dan ditempat lainnya sesuai dengan undangan...
Rasa pegal, karena selama latihan +/- 2 jam berdiri serasa hilang sudah dengan mendengar alunan orkestra diiringi koor yang ada, wah...serasa menjadi penyanyi beneran deh...walaupun saat ini bernyanyi untuk Tuhan.....padahal ini untuk yang ke-2x nya aku ikutan koor pada misa malam diiringi orkestra tapi rasanya tetap aja ada kebanggaan tersendiri kalau nyanyi diiringi orkestra...
Setelah malam natal digereja selesai masih tetap padat latihan untuk undangan konser natal di hotel Dharmawangsa didaerah Jakarta selatan
Tanggal 19 Dec'2007 aku kekantor cuma sampe jam 10.15 setelah itu pulang, persiapan untuk konser malamnya karena kami semua diharuskan ngumpul jam 1 siang di hotel dharmawangsa, padahal acaranya sendiri baru mulai jam 7 malam...
Aku ikut temanku kami berkumpul dirumahnya ber-4 karena dia ada sopirnya, jadi jam 1.30 kami baru berangkat, itupun mutar-mutar karena ternyata sang sopir tidak tahu letak persisnya hotel dharmawangsa, beberapa kali kami harus bertanya kepada orang2 sekitar, jam 3 kami baru nyampe dihotel tersebut.
Pemanasan kembali dan sekedar mengenal tempat kami latihan sekali lagi diruangan yang sudah disediakan. Sekitar jam 5 kami sudah disediakan makan malam dan setelah itu kami udah harus siap2 dandan.... bisa dibayangin kalo perempuan udah ngumpul untuk dandan secara aku sendiri gak bisa dandan...tapi untung ada teman anak alto mbak wati secara dia dengan suka rela mendandani para perempuan lain yang gak bisa dandan...sim salabim akhirnya aku bisa tempil dengan dandanan yang aduhai....sayang photonya gak ada...sedangkan cd yang ada belum sempat diperbanyak....
Jam 7 malam kami sudah duduk manis di podium sambil nunggu para tamu undangan... waktu jam 5 sore pas lagi makan, my hubby sempat telpon yang mana dia dan anak2 pake nyasar karena mereka lewat toll baru cipularang. Anak2 sempat dengan sukacita ngambil gambar ma2nya pada saat nyanyi cuma sayang gambarnya gak jelas.
Tanggal 12 January 2008 kembali kami harus konser sekali lagi untuk acara natal PT. Askes di cempaka putih, untungnya acara pas hari Sabtu jadi aku gak mikirin harus kerja dulu....aku janjian sama teman yang lain untuk berangkat bareng ngumpul dari gereja. Jam 2 siang kami berangkat dari gereja karena lokasinya dekat jadi tidak membutuhkan waktu lama akhirnya kami sampai disana. Ruangan yang dipakai relatif lebih kecil dibandingkan dengan hotel dharmawangsa. Lagu-lagu yang kami nyanyikan sama dengan lagu waktu dihotel dharmawangsa.
Untuk acara di PT. Askes ini kami diharuskan berseragam hitam-hitam, tetapi harus rok panjang tidak boleh memakai celana panjang. Sebelum tanggal 12 January 2008 ada hari libur 2 hari yaitu 10 dan 11. Dua hari libur tersebut kupakai untuk hunting mencari rok panjang di semua toko yang ada di Bekasi, mulai dari toko besar sampai toko kecil , susahnya mencari rok panjang ukuran besar, masalahnya rok panjangku yang dipakai setahun lalu sudah tidak muat lagi (hiks...hiks...sedihnya rasanya badan tambah melar aja) Akhirnya rok panjang ukuran besar bisa ditemukan disalah satu depstore dengan kesabaran pramuniaga yang mau mencari ukuran besar. Ini salah satu yang memacu aku untuk melangsingkan badan
RESOLUSI 2008
Wah cukup lama juga gak nulis di blog, sebenarnya banyak yang pengen ditulis rasanya numpuk banget cuma waktu untuk nulis aja kayaknya gak ada, kalo ada dikantor rasanya sibuk banget, cuma ada dalam pikiran untuk nulis, kalo udah pulang maunya cuma istirahat....
Menghadapi tahun 2008 rasanya begitu banyak rencana dan keinginan mau ini mau itu, yah istilah kerennya RESOLUSI Salah satu resolusi yang suka dibicarakan sama temen kantor yaitu tampil cantik dan langsing. Maklum kami dikantor cewek ber-4 semuanya porsi jumbo, jadi semua punya keinginan yang sama pengen kurus tapi gak mau diet, susah juga maunya yang enak-enak aja
Dimulai dengan kesibukanku sebagai anggota koor gabungan di gereja yang mulai banyak kegiatan, dimulai dengan latihan 2x seminggu, belum lagi acara untuk manggung untuk acara kawinan dan akhir tahun serta awal tahun terpilih untuk ikutan konser (lucu juga untuk anggota sopran yang lumayan banyak terpaksa harus di audisi) karena aku anggota sopran maka akupun termasuk salah satu yang harus ikut audisi, padahal aku ikutan kelompok koor gabungan ini sudah setahun sejak Desember 2006. Cukup deg-degan juga apakah aku bisa terpilih untungnya lagu yang harus aku nyanyikan sudah aku kuasai...dan tara.....aku terpilih untuk ikut sopran pada konser Desember 2007 di salah satu hotel berbintang untuk acara Natal bersama karyawan hotel tersebut.
Sehari menjelang konser baju seragam baru dikasih.....sampil H2C apa cukup gak ya seragamnya....jadi seragamnya di cobain pas yang lain latihan....uh....uh...ketat banget tapi masih bisa masuk dan wuih kelihatan seksi banget...(eh...eh biarpun tonjolannya disana sini yang penting seksi kataku)
Empat Langkah Sukses di Kantor
Bekerja dengan baik saja belum cukup. Suatu penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Columbia University, Amerika Serikat, menemukan bahwa sukses pekerjaan, kenaikan gaji, serta promosi jabatan umumnya lebih banyak dipengaruhi oleh karisma seseorang dibanding latar belakang akademis atau kualifikasi profesional yang dimiliki orang tersebut. Karena itu, Anda harus berusaha agar atasan dan rekan-rekan kerja menyukai Anda.
Lalu, bagaimana caranya? Tim Sanders, pengarang buku The Likability Factor membagi rahasianya untuk Anda berikut ini.
Empat Faktor Disukai atau Faktor L
“Saat kita berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita, mereka sebenarnya mencari empat hal dalam diri kita, yang nantinya akan menentukan apakah mereka akan menyukai kita nantinya,” jelas Sanders. Keempat hal itulah yang disebut Sanders sebagai “Faktor L” dari “Likeability Factor”. Pertama, orang mencari tahu apakah Anda cukup bersahabat atau tidak. Kedua, apakah Anda cukup relevan bagi mereka, ketiga apakah Anda mempunyai empati kepada mereka, dan terakhir adalah apakah Anda orang yang tulus dan jujur. Jika jawabannya positif, maka Anda memiliki Likeability Factor atau faktor disukai.
Bagaimana Meningkatkan Faktor L Anda
1. Langkah Pertama: Tingkatkan Keramahan Anda
Keramahan Anda akan terlihat dari keterbukaan dan kemampuan Anda untuk berkomunikasi dengan orang lain. Jadi, cobalah untuk membiasakan diri menyapa orang lain dengan ramah, tersenyum lebih sering, dan tunjukkan bahasa tubuh serta kata-kata yang positif.
2. Langkah Kedua: Tingkatkan Relevansi Anda
Faktor relevansi berhubungan dengan kaitan Anda dengan minat, keinginan, dan kebutuhan orang lain. Semakin erat kaitan Anda dengan itu semua, semakin orang menyukai Anda. Untuk meningkatkan relevansi Anda pada seseorang, cari tahulah minat dan kebutuhan orang tersebut, dan saling berbagi jika kebetulan minat Anda sejalan dengannya. Cari tahu pula apa yang biasa ia lakukan di luar jam kerja
3. Langkah Ketiga: Tunjukkan Rasa Empati
Empati Anda mencerminkan kemampuan Anda untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang orang lain dan memahami apa yang ia rasakan. Jika Anda mampu melakukannya, dijamin orang akan menyukai Anda. Untuk itu, coba tanyakan pada diri Anda, apakah Anda…
* Mengetahui bagaimana perasaan rekan Anda terhadap masalah yang tengah ia hadapi akhir-akhir ini?
* Memahami seperti apa rasanya melakukan tugas-tugas rekan Anda yang bertumpuk setiap hari?
* Merasakan hal yang sama dengan rekan Anda tentang masalah tertentu?
4. Langkah Keempat: Tunjukkan Ketulusan Hati Anda
Ketulusan adalah konsistensi antara apa yang diyakini dengan tindakan yang dilakukan. Untuk bisa tulus kepada diri sendiri dan orang lain, Anda perlu melakukan hal-hal berikut:
* Lakukan apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup ini
* Miliki tujuan hidup
* Berkomitmen pada prinsip-prinsip Anda dalam bekerja
* Menjadi orang yang sama baik di dalam maupun di luar kantor
* Terbuka dan jujur pada orang lain
Semakin Anda menerapkan hal-hal tersebut di atas, semakin Anda disukai oleh orang-orang di sekitar Anda.
(PT. Nestle Indonesia bekerja sama dengan www.hersmagz.com).